Kampanye Membabi-buta

Hingar-bingar pesta demokrasi sudah terdengar, 2014 kini telah hadir di pelupuk mata.

Sebagaimana lazimnya suasana ‘Unjuk Kuasa Rakyat’ (katanya sih begitu..), seluruh penjuru negeri, terutama kota-kota besar, mulai dipenuhi atribut-atribut promosi, terutama untuk berebut gong-nya, yaitu Kursi Presiden.

Semenjak makin majunya ilmu media dan teknologi kini, strategi-strategi kampanye untuk menarik dukungan masyarakat pun semakin ganas. Kini kampanye tidak cuma dilagukan lewat orasi-orasi dan physical media semacam spanduk-spanduk, namun kini kampanye politik juga telah merambah dunia social media. Masih ingat bukan heboh tentang akun abu-abu@TrioMacan2000 di masa Pilkada DKI kemarin?

Yang lebih menggelitik lagi, kini muncul variasi baru dalam berkampanye, yaitu melalui buku biografi yang berisi puja-puji untuk tokoh yang akan dijunjung, tokoh-tokoh yang hemat saya sosoknya sama sekali belum pantas untuk dibiografikan semacam itu.

Lucunya lagi, di tiap toko-toko buku ternama, buku semacam itu kini bak sinar mentari di siang bolong. Bertumpuk-tumpuk mencolok dengan stok melimpah dan dihiasi dengan cap Best-Seller, entah asli atau abal-abal. Kalau saya sih lebih cenderung ke pilihan kedua.. 😀

Yah begitulah potret jatuh-bangun perebutan kekuasaan di negeri kita kini. Kampanye politik yang dilapisi ilmu advertising kelas wahid telah menyerang masyarakat dengan membabi-buta.

Mari kita berdoa sajalah supaya Bumi Pertiwi kita diberkahi dengan pemimpin-pemimpin yang ideal untuk bangsa ini. Allahuma’amin..

Setyo Tri Windrasmara
@setyotw

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s