Den Bagus dan Perdamaian

We think too much, and we feel too little. – Charlie Chaplin

Sir Charles Spencer Chaplin -sempat dikenal di Indonesia dengan nama Den Bagus pada era akhir abad 20 akibat acara Spontan!– adalah seorang aktor film Inggris yang ngetop sekitar tahun 1920-1970. Lahir pada tanggal 16 April 1889, selama hidupnya Chaplin telah menghasilkan beragam film komedi legendaris (yang di dalam film-nya Ia mayoritas berperan sebagai Tramp, dengan atribut kumis yang khas) seperti City Lights, The Great Dictator, dan Modern Times yang dinobatkan sebagai cult movie oleh para maniak film klasik.

Di Indonesia sendiri, akibat ngetopnya serial Den Bagus dalam acara Spontan! yang formatnya adalah menyajikan potongan-potongan film bisu Charlie Chaplin, orang-orang jadi sedikit banyak mengecap Chaplin sebagai aktor spesialis film bisu. Padahal, dalam perjalanan karirnya Chaplin juga banyak melahirkan film bersuara seiring berkembangnya teknologi.

Film bersuara pertama Chaplin rilis pada tahun 1940, The Great Dictator. Dinominasikan untuk lima kategori di Academy Awards, film ini menyimpan sebuah pemikiran unik Chaplin tentang kemanusiaan, dan mungkin secercah usaha yang Ia lakukan untuk perdamaian, dengan memanfaatkan nama besar dan momentum film bersuara pertamanya.

Film ini bercerita tentang seorang Jewish Barber yang berwajah mirip dengan Hynkel, pemimpin negeri Tomainia (Parodi dari Hitler dan Jerman). Beragam kisah terjadi, hingga pada akhirnya, secara tak sengaja Hynkel tertukar dengan sang tukang cukur sesaat sebelum Hynkel seharusnya menyampaikan pidato deklarasi perang Tomainia.

Pidato sang Jewish Barber itupun konon adalah isi hati Chaplin tentang dunia yang memang tengah carut-marut karena perang dunia II. Dengan topik yang humanis, suara yang kuat, dan atmosfir yang mengharukan, saya dengan lancang berani meletakkan adegan pidato ini sejajar dengan pidato para pemimpin-pemimpin legendaris seperti Bung Karno dalam otak saya.

Silakan cek adegan pidato yang dilakukan Charlie Chaplin dalam The Great Dictator dalam link di bawah ini. You won’t believe that it was just a movie!

Setyo Tri Windrasmara
@setyotw

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s