Jangan Ambil Surat Biru!

“Dendanya tiga puluh ribu ya mas.”
Kalimat barusan baru saja saya dengan Jumat pagi ini, sekitar pukul 10 pagi di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta. Tersungging sesimpul senyum dari raut muka berjambang saya mendengar kalimat tersebut meluncur dari sang Hakim, yang kebetulan hari itu adalah seorang Ibu-Ibu setengah baya.

——

Ya, baru saja tanggal 22 Maret 2013 ini saya menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta karena telah ‘dipaksa’ oleh dua orang Polantas yang menilang saya di bilangan Stasiun Tugu karena dianggap melanggar lalu-lintas dengan menerobos lampu merah (yang sebenarnya saya sendiri tidak tahu bahwa di tempat itu ada lampu merah, karena adanya bus yang melintas di sebelah saya). Tanpa ampun, mereka menggiring saya yang sedang mengejar kereta ke pos-nya dan menyuruh saya untuk menunjukkan surat-surat yang saya miliki.

Sedikit info, saya sendiri adalah seorang pengendara motor dengan taraf ketaatan sedang-sedang saja, munafik kalau saya bilang bahwa saya sama sekali tidak pernah menerobos lampu merah ketika terburu-buru di jalur luar kota, mengendarai motor tanpa helm di daerah perkampungan, hingga menggunakan motor tanpa kelengkapan yang benar-benar lengkap dan berbagai hal-hal lainnya. Namun karena cara berkendara saya yang cenderung standar-standar saja, saya terbilang orang yang sangat jarang ditilang. Di curriculum vitae saya, terakhir kali saya ditilang adalah ketika saya menginjak kelas dua SMA alias sekitar 3-4 tahun yang lalu.

Kembali ke sang Polantas, Ia (meskipun Dia lebih tua dari saya, saya malas menuliskan kata Beliau di sini karena sudah hilang respek dengan sang Polantas) dengan tenang meladeni pembicaraan saya yang sudah setengah naik darah karena terburu-buru dan merasa dicurangi. Sembari mencatat surat-surat saya, seperti biasanya, Ia memberikan saya tiga pilihan: Sidang (slip merah, dengan denda yang biasanya sedikit lebih ringan dan hampir pasti masuk kas negara), Membayar sendiri di Bank BRI (slip biru), atau sebuah pilihan ‘tolol’ bernama “Diselesaikan di tempat dengan harga 50 Ribu Rupiah”. Anda sendiri pun pasti tahu kan pilihan mana yang bijak, dan mana yang tidak bijak, repot dikit nggak apa-apa kan? πŸ™‚

Di sinilah muncul sebuah hal yang menarik, saya teringat dengan sebuah artikel yang mengatakan bahwa membayar di bank dengan slip biru adalah sebuah pilihan yang aman untuk menyumbang negara, dari sini muncul ide untuk menanyakan kepada sang Polantas mengenai sumir biru tersebut. Dan saya pun benar-benar terkejut ketika mendapati bahwa apabila kita mengambil slip biru, maka kita harus membayar dengan denda maksimal (sekitar 500 Ribu Rupiah), jauh berbeda dari artikel maybe-hoax tentang seorang Sopir Taksi yang sempat marak beredar di dunia maya. Saya yang sempat berpikir bahwa itu hanya akal-akalan si Polantas pun akhirnya mafhum ketika saat di Pengadilan melihat seorang mahasiswi yang menaruh slip biru (yang dia ambil saat ditilang) di antrian sidang ‘dipersilakan’ untuk pergi dan membayar di Bank BRI dengan nominal 500 Ribu Rupiah oleh moderator sidang.

Beberapa pelajaran pun saya petik dari rangkaian kejadian ini. Jika kita ter-tilang, lebih baik ambil sidang saja, jangan terlena dengan kata ‘praktis’ yang ditawarkan si Polantas, toh jatuhnya biasanya lebih murah kalau sidang. Dan juga satu lagi, jangan gampang percaya dengan artikel yang beredar di dunia maya tanpa sumber yang jelas. Ambil surat merahnya, dan jangan ambil yang biru!

Advertisements

4 thoughts on “Jangan Ambil Surat Biru!

    • Tergantung kesalahannya mas, dan rata-rata lebih murah ketimbang bayar di tempat kok πŸ™‚

      Dari pengamatan saya waktu sidang dulu yang ga pake helm, ga punya sim dan lupa bawa stnk-pun ‘cuma’ kena 70ribu

  1. Nominal 500rb itu kan penitipan sementara? Nanti kalo udh sidang kembaliannya diambil lagi . Setau sya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s